Tips Memilih Oli Mesin Sesuai Menggunakan Karakteristik Kendaraan Beroda Empat

Oli mesin adalah kredit ayla jogja salah satu hal yang sangat krusial pada perawatan mesin kendaraan beroda empat. Mesin mobil menggunakan tahun pembuatan dan spesifikasi yang bhineka menuntut penggunaan oli mesin yang berbeda-beda juga. Memperhatikan saat penggantian oli mesin pula wajib sangat teliti, karena terlambat mengubah oli mesin bisa berakibat fatal. Belakangan ini banyak beredar merek serta jenis oli mobil yang beredar di pasaran menggunakan spesifikasi yg kadang membingungkan. Oli mahal belum tentu baik buat tunggangan, sebab lebih krusial memperhatikan spesifikasi oli yg diharapkan mesin mobil daripada hanya sekedar melihat harganya sebagai patokan.

Umumnya kita beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah menjadi pelumas mesin. Padahal, oli mempunyai fungsi lain yang tidak kalah penting, antara lain menjadi pendingin, pelindung berasal zat oksidasi, pembersih serta penutup celah pada dinding mesin, yang kesemua fungsi tersebut sangat erat berkaitan. Menjadi pelumas, oli akan membuat goresan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus, sebagai akibatnya memudahkan mesin buat mencapai suhu kerja yg ideal.

Sesuaikan oli dengan mesin kendaraan beroda empat

Kebanyakan orang menentukan oli hanya sesuai parameter sae (society of automotive engineers) yg diadaptasi dengan spesifikasi tunggangan kita yang umumnya tertulis 5w-50, 15w-50, 15w-40, dan sebagainya. Huruf ā€˜wā€™ yg ada pada belakang nomor awal, merupakan singkatan asal winter. Kita ambil contoh sae 15w-50. Ini berarti oli tadi mempunyai taraf kekentalan sae 15 buat syarat suhu dingin serta sae 50 pada syarat suhu panas. Menggunakan syarat seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start di kondisi ekstrim sekalipun.

Sebenarnya ada hal lain yang tidak kalah penting buat mengetahui kualitas asal pelumas yg kita pakai, yaitu tunjangan profesi api (american petroleum institute), acea (association des constructeurs europeens dā€™ automobiles), ilsac (eropa), jaso (japan automotive standard organization) serta beberapa tunjangan profesi lain yang dimuntahkan khusus sang perusahaan manufaktur / pembuat buat melegitimasi penggunaan pelumas tersebut, atau yg berarti bahwa pelumas tersebut sudah diuji serta dinyatakan disetujui atau approved oleh pembuat buat dipergunakan pada tunggangan produksi mereka.

Hal yg paling mudah buat mengetahui jenis oli yg cocok buat mesin mobil merupakan menggunakan melihat buku manual bawaan mobil, karena pasti disebutkan teknologi mesin dan jenis oli yang cocok. Kendaraan beroda empat-mobil masa sekarang, terutama yg telah ada embel-embel vvt, vvti serta sejenisnya, paling tidak harus memakai oli dengan kekentalan 10w-40 atau 5w-30. Mesin-mesin mirip itu tidak cocok Bila dipasangkan dengan oli berkekentalan 20w-50 atau yang lebih kental. Merek apapun, intinya sama asal spesifikasinya mampu diterima oleh mesin mobil. Jangan malas jua untuk menelaah lebih poly perihal teknologi mesin serta perkembangan teknologi oli, semakin poly pengetahuan anda, semakin sedikit peluang anda buat dirugikan.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *